Kamis, 07 Juli 2011

Duka

Ia bulan Jinggo neraka langit didadaku
Walaupun dia yang manis bernama duka
Ia bunga sutra dan keranda cendana
Kelembutannya adalah dusta

Teruslah kau bergetar
Bagaikan petikan gitar
Kelembutanmu hanya sebagai pelipur duka
Sampai tuan merasa bosan..

By : Ardian Raflialdi.

100% ORI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar