Ia bulan Jinggo neraka langit didadaku
Walaupun dia yang manis bernama duka
Ia bunga sutra dan keranda cendana
Kelembutannya adalah dusta
Teruslah kau bergetar
Bagaikan petikan gitar
Kelembutanmu hanya sebagai pelipur duka
Sampai tuan merasa bosan..
By : Ardian Raflialdi.
100% ORI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar